EQUATOR-TV.COM – TARAKAN – Taman Anak Sejahtera (TAS) Kampung Satoe sebagai Yayasan Sosial Anak Non Goverment Association (NGO) dibawah naungan Kementerian Sosial RI dan Dinas Sosial Kota Tarakan, yang menangani anak-anak balita terlantar, gizi buruk dan kurang beruntung lainnya, pada hari Minggu pagi (10/12/23) menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat bersama DPD PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Kota Tarakan dan PUSPA (Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan Dan Anak) yang berada dibawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tarakan.
Kegiatan berupa : Pelatihan Pijat Bayi Dan Anak, Pemeriksaan Kesehatan dan Skrining Penyakit Tidak Menular, serta Pojok Anak Bahagia, ini digelar di kawasan Binalatung RT.14, Pantai Amal, Kota Tarakan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh TAS-Kampung Satoe, Tarakan ini melibatkan masyarakat sekitar Binalatung RT.14 ini, dibuka mulai pagi hingga siang hari di pelataran Masjid Nurul Bahri, Binalatung RT.14.
Sebanyak kurang lebih 40 bayi dan para Ibu, mengikuti pelatihan pijat bayi kali ini, dan tak kurang dari 150 orang dari golongan dewasa, orang tua, maupun lansia, melakukan pemeriksaan/skreaning kesehatan penyakit tidak menular yang memang diberikan secara gratis bagi warga setempat. Sementara para orang tua sedang mengikuti pelatihan dan pengecekan kesehatan, putra-putrinya dapat bermain dan belajar bersama dengan leluasa bersama team PUSPA Sedungan Tarakan di area Playland Anak yang kami namai sebagai “Pojok Anak Bahagia”, sembari menikmati makanan sehat balita, yaitu kacang hijau.
TAS Kampung Satoe Tarakan, dalam kegiatan kali ini tak hanya berjalan sendiri, namun TAS berkolaborasi dengan beberapa pihak, sebagai sesama pegiat Perempuan dan Anak. “Pada kegiatan kali ini, TAS Kampung Satoe berkolaborasi dengan PPNI Kota Tarakan dan PUSPA Sedungan Kota Tarakan, agar kegiatan sosial ini benar-benar dapat tepat sasaran dan bermanfaat bagi warga Binalatung dan sekitarnya,” ujar Rina Kurnia Handayani-selaku Ketua Taman Anak Sejahtera (TAS) Kampung Satoe, Tarakan.
Hal serupa juga disampaikan Sekretaris PPNI Kota Tarakan, Nasrullah, “Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian Masyarakat dari PPNI Kota Tarakan. Dan kami memilih kawasan Binalatung RT. 14, karena disini banyak kita jumpai kasus-kasus balita stunting,” imbuhnya.
Tampak hadir dan terlibat juga dalam kegiatan ini, para Kader Posyandu Binalatung, untuk membantu mendata para balita dan orang tua yang membutuhkan layanan kesehatan gratis ini. Warga Binalatung RT.14, khususnya para ibu yang mengikuti kegiatan hari ini, merasa cukup senang sekali karena mereka bisa paham bagaimana teknik pijat/ massage bayi yang tentunya sangat bermanfaat bagi kesehatan balita dan dapat mencegah terjadinya stunting (gizi buruk). Warga juga berharap, kegiatan serupa tak hanya dilakukan sekali saja, namun bisa menjadi agenda rutin tahunan di kawasan Binalatung dan sekitarnya.










