EQUATOR-TV, TARAKAN – Walikota Tarakan-dr.H.Khairul, M.Kes, berkesempatan meresmikan – Operasionalisasi TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sampah Juwata Kerikil, pada Selasa siang (27/2).
TPA yang dibangun atas dana Pemerintah Kota Tarakan senilai sekitar 20 Milyar ini, merupakan solusi atas masalah penumpukan sampah yang terjadi di TPA Aki Babu, yang setiap harinya mengalami penambahan volume hingga 8%, seiring dengan pertambahan penduduk di kota ini.
Di TPA Juwata Kerikil ini, Pemerintah Kota Tarakan juga membangun mesin pirolisis, yaitu mesin pengolah sampah, menjadi limbah-limbah yang bermanfaat, serta sebagai bagian dari upaya memperpanjang umur dari TPA itu sendiri.
Sebagaimana yang disampaikan Khairul pada tim liputan, bahwa “Mesin pirolisis ini dapat digunakan untuk mengolah sampah plastik untuk dijadikan paving dan batako. Sedangkan untuk sampah organiknya bisa diolah untuk pupuk kompos”.
“Harapan kami, kedepannya 4 kecamatan di Tarakan masing-masing bisa memiliki pirolisis, yang nantinya dikelola oleh kelompok-kelompok swadaya masyarakat. Dan untuk pupuk komposnya sendiri, bisa kita beli dan kita sumbangan ke para petani”.
Pasca beroperasinya TPA Juwata Kerikil ini, Pemerintah juga merencanakan pembangunan berbagai sarana penunjang lainnya, seperti jembatan timbang, kantor pengelola, serta penambahan mesin hidrolisis untuk mengolah limbah sampah, sehigga masalah penumpukan sampah tersolusi secara lebih baik.
Dan untuk selanjutnya TPA Aki Babu, rencana kedepannya akan difungsikan sebagai Taman Kota.










