EQUATOR TV-TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara (Kaltara), kembali lakukan penggeledahan di sebuah rumah yang diduga milik bandar sabu yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Penggeledahan yang dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol.Tatar Nugroho, bertujuan untuk mencari barang bukti sabu dan bukti terkait lainnya di Jalan Lingkas Ujung, Kota Tarakan, Kamis (5/12/2024).
“Ini sebagai bentuk kehadiran negara, untuk menyelamatkan masyarakat dari jerat narkotika, khususnya di Tarakan yang cukup marak,” ujar Brigjen Pol. Tatar, yang juga didampingi oleh BNNK Tarakan, Polres Tarakan serta Kodim 0907 Tarakan.
Penggeledahan ini menegaskan komitmen BNNP Kaltara bersama aparat keamanan lainnya dalam memberantas narkoba di wilayah Kaltara dan mewujudkan Indonesia Bersih dari Narkoba (Bersinar). Selain itu, penggeledahan juga melibatkan ketua lingkungan, ketua RT, tokoh masyarakat, dan saksi setempat.
BNNP Kaltara juga melakukan penggeledahan serentak di dua lokasi di Nunukan, yang dipimpin oleh Kepala BNNK Nunukan, bekerja sama dengan Bea Cukai Nunukan, Polri, serta tokoh masyarakat dan Ketua RT. Penggeledahan ini merupakan pengembangan dari penangkapan sebelumnya di Kalimantan Timur, di mana tersangka yang diamankan diketahui beralamat di Sebatik, Nunukan.
“Saya imbau masyarakat ketika mengetahui segera beritahukan kepada kami,” tegas Brigjen Pol Tatar.
Terkait dengan tersangka yang masih dalam pengejaran, BNNP Kaltara menduga pelaku berinisial HD memberikan sabu kepada tersangka lain yang sudah diamankan, dengan barang bukti sekitar 1 kilogram sabu yang berhasil disita pekan lalu.
Namun, hasil penggeledahan di lokasi yang dimaksud belum ditemukan barang bukti narkotika. Begitu juga dengan penggeledahan yang dilakukan di Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan, yang meskipun tidak ditemukan bukti baru, sebelumnya sudah diamankan tersangka dengan barang bukti sekitar 100 gram sabu.
“Jadi waktu penangkapan tersangka, kam kembangkan dan ada barang bukti. Tersangka ini menerangkan sabu didapat dari HD. Masih dalam proses penyelidikan, tapi pihak keluarga menerangkan HD ini sering tidak dirumah dan pekerjaannya tidak tahu apa waktu diluar rumah,” ujar Kepala BNNP Kaltara ini.
Penggeledahan ini merupakan bagian dari upaya intensif BNNP Kaltara dalam memberantas peredaran narkotika, khususnya yang melibatkan jaringan antar daerah.










