Equator TV
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
LIVE STREAMING
equatortv
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Equator TV
No Result
View All Result
  • Terkini!
  • Kaltara
  • Nasional
  • Live Streaming

Harga Bahan Pokok Di Tarakan Tak Kunjung Turun Pasca Nataru

January 8, 2025
Reading Time: 2 mins read
Harga Bahan Pokok Di Tarakan Tak Kunjung Turun Pasca Nataru
Share on FacebookShare on Twitter

EQUATOR TV-TARAKAN, Seminggu setelah perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Induk Gusher Tarakan, terpantau masih belum stabil. Para pedagang mengeluhkan kenaikan harga yang terjadi, terutama pada komoditas sayur dan daging ayam potong, hingga hari ini (08/01/2025). Kondisi ini tidak hanya menyulitkan pedagang, tetapi juga memengaruhi daya beli masyarakat yang cenderung menurun.

Febriani, salah satu pedagang sayur di Pasar Gusher, mengungkapkan bahwa harga beberapa jenis sayuran masih belum stabil sejak masa liburan akhir tahun. Harga cabai atau lombok sebagai salah satu komoditas yang harganya masih  mengalami kenaikan. “Kalo sayur udah turun, itu hari 12 ribu sekarang 7 ribu, itu sawi. Bayam juga 5 ribu. Kalau lombok naik, terong turun 10 ribu. Waktu natal lombok 90 ribu, sekarang 120 ribu, malah naik”, ujarnya.

Baca Juga

Hamparan Lahan Gambut, Jadi Resiko Tertinggi Penyebab Karhutla di Kaltara

Hamparan Lahan Gambut, Jadi Resiko Tertinggi Penyebab Karhutla di Kaltara

August 27, 2026
Harapkan Segera Terbit Perda P4GN, BNNK Tarakan Gelar Forum Konsultasi Publik

Harapkan Segera Terbit Perda P4GN, BNNK Tarakan Gelar Forum Konsultasi Publik

August 27, 2026

Kondisi ini membuat para pedagang kesulitan menjaga omset harian mereka. Banyak pembeli yang mengurangi jumlah belanjaan atau bahkan beralih ke pasar lain yang dianggap lebih murah. Febriani berharap harga sayuran bisa kembali normal dalam waktu dekat agar aktivitas jual beli kembali ramai.

Senada dengan itu, Tohir, seorang pedagang ayam potong di pasar yang sama, juga mengeluhkan hal serupa. Ia mengatakan bahwa harga ayam potong bersih terus merangkak naik setelah perayaan Natal dan Tahun Baru. “Sebelum natal harganya masih stabillah, 43 ribu itu bersih sama yang kotor itu 40 ribu. Setalah natal itu harganya naik 3 ribu, itu sekarang 45 yang bersih,” keluhnya.

Kenaikan harga bahan pokok pasca libur panjang memang sering terjadi, namun tahun ini dirasakan lebih berat oleh pedagang dan pembeli. 

“Harapannya, kalau saya sih apa itu sesuailah ga terlalu mahal ga terlalu murah kalau naik, keuntungan turun penjualan sepi, padahal ini awal bulan” tutup Tohir.

Para perangan berharap Pemerintah Kota Tarakan dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan pokok ini, seperti melakukan operasi pasar atau memperlancar distribusi barang. Selain itu, pedagang dan pembeli juga berharap adanya subsidi atau pengendalian harga dari pemerintah pusat agar gejolak harga tidak terus berlarut-larut (VT)

Post Views: 131

EQUATOR TV

REDAKSI

REDAKSI

Baca Lainnya

Hamparan Lahan Gambut, Jadi Resiko Tertinggi Penyebab Karhutla di Kaltara
Berita

Hamparan Lahan Gambut, Jadi Resiko Tertinggi Penyebab Karhutla di Kaltara

August 28, 2026
Harapkan Segera Terbit Perda P4GN, BNNK Tarakan Gelar Forum Konsultasi Publik
Berita

Harapkan Segera Terbit Perda P4GN, BNNK Tarakan Gelar Forum Konsultasi Publik

August 28, 2026
Polisi RW Hadir di Perbatasan Sebatik, Solusi Bersama Warga Pesisir
Berita

Polisi RW Hadir di Perbatasan Sebatik, Solusi Bersama Warga Pesisir

August 27, 2026
Sinergi Pusat-Daerah, Bupati Syarwani Pastikan IAD Lanskap Kayan Tepat Sasaran
Advetorial

Sinergi Pusat-Daerah, Bupati Syarwani Pastikan IAD Lanskap Kayan Tepat Sasaran

August 27, 2026
Pos Kamling Presisi Diaktifkan, Polisi RW dan Warga Lakukan Patroli Bersama
Berita

Pos Kamling Presisi Diaktifkan, Polisi RW dan Warga Lakukan Patroli Bersama

August 26, 2026
Dukung Produktivitas 12 Gapoktan, Pemkab Bulungan Beri Bantuan Alsintan
Advetorial

Dukung Produktivitas 12 Gapoktan, Pemkab Bulungan Beri Bantuan Alsintan

August 26, 2026
Next Post
Pemkab Bulungan Tegas Tertibkan Pedagang Di Tepian Sungai Kayan, Tanjung Selor

Pemkab Bulungan Tegas Tertibkan Pedagang Di Tepian Sungai Kayan, Tanjung Selor

  • Berita
  • Home
  • Introduction
  • Live Streaming
  • Office & Studio
  • Pedoman Media Siber
  • Pimpinan Equator TV
  • Program
  • Standar Pelindungan Wartawan
  • Terkini!
  • Visi Dan Misi
Contact Person: 0821-5830-3099

© 2026 EQUATOR TV

No Result
View All Result
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming

© 2026 EQUATOR TV