EQUATOR-TV, TARAKAN – Penutupan Pekan Daerah Petani Nelayan Andalan (PEDA)- Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kaltara ke III yang digelar di Islamic Center Tarakan, berjalan lancar dan sukses. Acara ini menjadi tonggak penting dalam mendorong kemajuan pertanian di Kaltara.
Sebagaimana dijelaskan oleh Ketua PEDA KTNA III, Robenson Adem bahwa evaluasi pelaksanaan PEDA kali ini fokus pada transformasi petani dari metode manual ke penggunaan teknologi pertanian modern.
“Evaluasi yang kami lakukan ini adalah perubahan transformasi para petani yang biasanya menanam secara manual menjadi lebih modern dengan teknologi,” ujarnya.
Dalam PEDA, para petani diberi pelatihan langsung tentang teknik menanam, penyiraman, serta penggunaan pupuk organik yang menjadi andalan dalam pertanian berkelanjutan di Kaltara. Harapannya, inovasi ini dapat memperkuat ketahanan pangan daerah.
Pelaksanaan PEDA KTNA ke IV diputuskan akan berlangsung di Kabupaten Nunukan berdasarkan musyawarah para peserta. Robenson berharap PEDA berikutnya semakin mengedepankan teknologi dan pupuk organik, terutama di daerah perbatasan seperti Kecamatan Krayan.
“Kami berharap Kabupaten Nunukan menjadi contoh penggunaan pupuk organik yang dipertahankan sampai hari ini,” katanya.
Kerjasama dengan Balai Riset dan Pengembangan Pertanian (BRMP) Kalimantan Timur juga terus dijalankan, terutama dalam pengembangan bibit padi unggul yang dapat tumbuh di dataran tinggi dengan masa panen lebih singkat.
“Bibit padi yang dulunya butuh enam bulan sekarang bisa dipanen dalam tiga sampai empat bulan saja,” jelas Robenson.
KTNA Kaltara juga menerima penghargaan berupa bibit kopi unggulan yang tengah dikembangkan di Kabupaten Nunukan, khususnya di Krayan. Kopi diharapkan menjadi salah satu sektor andalan penggerak ekonomi lokal.
Selain itu, Robenson mengungkapkan kesiapan petani di Kabupaten Malinau dan Nunukan dalam menanam komoditas unggulan seperti kakao dan kopi.
Ia juga menyatakan kesiapan Kalimantan Utara mengikuti PEDA tingkat nasional di Gorontalo pada 2026, dengan harapan menjadi juara umum.(RS)










