EQUATOR-TV, TARAKAN – Kawasan pesisir hingga saat ini masih menjadi perhatian utama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, karena hingga kini masih terdapat potensi penyalahgunaan di wilayah tersebut.
Oleh karenanya, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan gencar melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkotika di wilayah pesisir Tarakan. Salah satunya dengan menggelar kegiatan sosialisasi di kawasan Kelurahan Karang Anyar Pantai, yang bertempat di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) RT 30, pada Selasa (21/10/2025).
Sosialisasi yang menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan fasilitasi intervensi sumber daya pembangunan desa atau kelurahan ini, menyasar kelompok nelayan di kawasan Karang Anyar Pantai, Tarakan.
Kepala BNNK Tarakan, Evon Meternik, SE, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika dan pentingnya peran keluarga serta lingkungan dalam pencegahan.
Selain upaya pencegahan, BNNK Tarakan juga memberikan layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika secara gratis. Ia meminta masyarakat agar tidak ragu untuk melapor jika ada anggota keluarga yang ingin menjalani pemulihan.
“Rehabilitasi dilakukan secara gratis, tidak dipungut biaya sedikit pun. Jadi kalau ada oknum yang meminta biaya dengan mengatasnamakan BNN, silakan lapor langsung ke kami,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, hadir pula praktisi anak dan keluarga, Bunda Fanny Sumajow, S.Psi., Psikolog, yang memberikan materi tentang pentingnya peran keluarga dalam membangun hubungan emosional dengan anak. Ia menyampaikan pesan parenting yang dikenal dengan istilah LDR, yaitu Lekat, Dekat, dan Rekat.
“Kedekatan bukan hanya secara fisik, tapi juga secara emosional. Orang tua harus tahu kebiasaan, hobi, dan perasaan anak-anaknya,” ungkapnya.
Bunda Fanny juga mengingatkan bahwa kurangnya komunikasi dalam keluarga dapat menjadi salah satu penyebab anak mencari pelampiasan di luar rumah. Pentingnya suasana rumah yang hangat, penuh kasih, dan terbuka, agar anak merasa aman dan dihargai.
Dalam giat ini, turut dihadirkan juga mantan pengguna narkoba, Jolan Hendrik Raben, yang telah menjalani rehabilitasi di BNNK Tarakan. Ia membagikan pengalamannya sebagai bentuk pembelajaran bagi masyarakat agar menjauhi narkotika dan tidak takut untuk menjalani proses pemulihan.
Melalui kegiatan ini, BNNK Tarakan berharap masyarakat pesisir semakin sadar akan bahaya narkoba serta bersama-sama berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.(RS)










