EQUATOR-TV, BULUNGAN – Dalam upaya menggenjot income Pendapatan Daerah (PAD) tahun 2026, Pemkab Bulungan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar sosialisasi dan pendekatan kerjasama dengan berbagai lembaga dan instansi pemerintah, salah satunya yakni dengan BPN Bulungan.
Melalui sinergi lintas sektor dengan tujuan mengoptimalkan pencapaian target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), pekan ini, Kepala Bapenda Bulungan HM Zulkifli Salim mengelar audiensi dengan unsur Pimpinan BPN Bulungan.
Lewat audiensi yang berlangsung cukup hangat dan terbuka tersebut, keduanya sepakat mengambil langkah-langkah konkret kerjasama untuk optimalisasi PBB-P2.
Tindak lanjut kerjasama segera dilakukan melalui penyusunan langkah teknis yang terukur dan aplikatif, dengan strategi khusus agar kerja keduanya terealisasi dan berdampak langsung terhadap peningkatan PAD.
Ia juga mengapresiasi sikap terbuka jajaran BPN Bulungan dalam mendukung upaya optimalisasi pajak daerah. “Kepala Kantor BPN/ATR beserta seluruh staf sangat kooperatif dan menyambut baik kerjasama ini”, imbuhnya.
“Seluruh jajaran BPN/ATR open minded untuk peningkatan PAD Bulungan, khususnya dari sektor PBB-P2”, katanya.
Substansi paling krusial dalam dialog Bapenda dan BPN adalah sinkronisasi basis data pertanahan dan perpajakan, dengan mengawinkan dua data dasar tanah, yakni Nomor Induk Bidang Tanah (NIB) milik BPN dengan Nomor Objek Pajak (NOP) milik Bapenda.
Melalui kompilasi ini, akan dihasilkan data baru yang lebih mutakhir, memiliki validasi tinggi, akurat dan terintegrasi, yang sangat penting untuk memastikan pemungutan PBB-P2 berjalan optimal, adil, dan tepat sasaran.
Dengan kolaborasi ini, Bapenda yakin dapat meningkatan PAD yang berkelanjutan sebagai sumber pembiayaan pembangunan daerah, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bulungan. (SMO).










