EQUATOR-TV, TARAKAN – Peresmian Unit Sekolah Baru SMA Negeri 5 Tarakan dan sarana prasarana pendukung SMK Negeri 4 Tarakan resmi dilakukan pada Rabu (25/2/2026) oleh Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A.Paliwang, S.H., M.Hum, didampingi jajaran pemerintah daerah dan unsur pendidikan di Kota Tarakan.
Pembangunan sekolah yang berada diatas lahan yang berasal dari hibah Pemerintah Kota Tarakan seluas 1,46 hektare ini, merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Tarakan, Pemprov Kaltara, dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Selanjutnya, proses pematangan atau penimbunan lahan dilakukan oleh Pemprov Kaltara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltara.
Pada tahun yang sama, pembangunan dilanjutkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui program revitalisasi yang merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.
Sinergi lintas pemerintah tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di wilayah Kaltara.
Revitalisasi SMA Negeri 5 Tarakan ini, meliputi pembangunan enam ruang kelas, ruang administrasi, lobi, laboratorium komputer, laboratorium IPA, ruang perpustakaan, gudang, serta toilet, dengan total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp6.936.163.000.
Sementara itu, untuk SMK Negeri 4 Tarakan memperoleh pembangunan sarana prasarana melalui dana APBD Provinsi Kaltara berupa toilet, laboratorium komputer, ruang guru, ruang kepala sekolah, serta ruang tata usaha dengan nilai anggaran Rp3.843.705.111.
Dalam wawancaranya, Gubernur Zainal menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan gedung baru SMA Negeri 5 Tarakan yang kini dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
“Yang mana selama ini menumpang di SMP Negeri 14 kalau nggak salah, selama 2 tahun, sambil menunggu selesainya pembangunan sekolah SMA Negeri 5 Tarakan ini dan hari ini secara resmi saya buka untuk digunakan. Insyaallah kalau tidak salah hari Senin mereka sudah berpindah tempat belajar mengajar. Jadi sudah menggunakan gedung baru, fasilitas baru,” papar Zainal.
Ia juga menjelaskan bahwa saat ini SMA Negeri 5 Tarakan baru memiliki peserta didik kelas 1 dan kelas 2. Untuk kebutuhan ruang kelas bagi kelas 3, sementara waktu akan dilakukan pengaturan jadwal belajar secara bergantian.
“Nanti kita upayakan dengan BPMP, kita akan mengusulkan nanti untuk tambahan ruang kelas baru. Karena di sini masih ada luasan lahan yang bisa dibangun, mungkin 5 ruang kelas baru ditambah mungkin fasilitas lainnya. Insyaallah kita akan membantu juga untuk dalam pengusulan anggaran,” tambahnya.
Dengan diresmikannya gedung baru dan penambahan fasilitas tersebut, diharapkan proses belajar mengajar di kedua sekolah dapat berjalan lebih optimal.
Pemprov Kaltara pun berkomitmen untuk terus mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan melalui pembangunan infrastruktur yang memadai di berbagai daerah.(VT)










