EQUATOR-TV, TANJUNG SELOR, – Sebuah prestasi gemilang berhasil diukir oleh Nathania Hanessa Br Tarigan, peserta solo anak usia 9 tahun asal Kalimantan Utara (Kaltara), dalam ajang kompetisi musik Nasional yang baru saja berakhir di Manokwari-Papua Barat.
Nathania berhasil meraih medali silver di tengah ketatnya persaingan yang diikuti oleh peserta dari 32 provinsi di seluruh Indonesia.
Keberhasilan Nathania menembus dominasi peserta nasional dan membawa pulang medali silver adalah bukti nyata bahwa bakat muda dari Bumi Benuanta mampu bersaing di panggung besar tanah air.
Pencapaian ini tidak lepas dari sinergi luar biasa di dalam keluarganya. Sang ayah, Krisman Daud Tarigan, yang hadir memberikan dukungan penuh dengan mengiringi penampilan Nathania sebagai pianis pendamping. Kolaborasi antara ayah dan anak di atas panggung ini menciptakan harmoni yang menyentuh dan menjadi kekuatan utama bagi Nathania.
Dibalik kematangan teknik yang ditampilkan, terdapat peran sentral sang ibunda, Inconita Christina, yang bertindak sebagai pelatih utama. Selama enam bulan terakhir, ketiganya menjalani proses latihan yang sangat intensif dan penuh disiplin.
“Kami sangat bersyukur atas capaian ini, namun kami menyadari bahwa untuk meraih medali emas di ajang sebesar ini, kami masih membutuhkan persiapan yang jauh lebih matang,” ungkapnya.
Pengalaman berharga di tanah Papua ini kini menjadi modal utama bagi Nathania dan keluarganya untuk melangkah lebih jauh. Mereka telah meneguhkan komitmen untuk terus berlatih lebih keras, mematangkan teknik, serta meningkatkan musikalitas demi visi besar kedepan.
Keluarga besar Nathania optimis, untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin guna meraih medali Gold pada ajang Pesparawi 2029 mendatang, yang akan diselenggarakan di Provinsi Sulawesi Tengah.
Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh Nathania menjadi inspirasi bagi banyak orang, bahwa perjalanan dari Kaltara hingga ke Tanah Papua dan keberhasilan meraih medali silver ini, menjadi langkah awal dari mimpi besar Nathania untuk mengharumkan nama Provinsi Kalimantan Utara di kancah Pesparawi Nasional pada tahun 2029 mendatang.(*)









