EQUATOR-TV, BULUNGAN – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., mengajak segenap generasi muda untuk senantiasa menjaga masa depan dari bahaya narkoba serta maraknya pernikahan di usia dini.
Pesan ini disampaikan Bupati saat membuka secara resmi ajang Pemilihan Duta GenRe (Generasi Berencana) Kabupaten Bulungan, yang berlangsung di Aula Gedung PKK, Jalan Kolonel Soetadji, Tanjung Selor pada Senin (06/07/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bulungan ini, merupakan salah satu kegiatan Pencegahan Narkoba Berbasis Teman Sebaya.
Dalam kegiatan ini, Bupati Bulungan menegaskan bahwa ancaman narkoba saat ini bukan lagi sekadar bayang-bayang, melainkan kenyataan nyata yang merusak tatanan kehidupan masyarakat.
Berdasarkan data tahun 2019–2020, tercatat 80 persen dari total kasus kriminalitas di Bulungan dipicu oleh penyalahgunaan narkoba, dampak buruknya bahkan sempat menjangkau oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga berujung pemecatan tidak hormat.
Melalui program Duta GenRe ini, pemerintah daerah bertekad menghadirkan solusi nyata yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat, salah satunya melalui kegiatan pencegahan ini.
Para Duta GenRe yang berasal dari 10 kecamatan akan dibekali kemampuan berkomunikasi khas anak muda, agar dapat menjadi garda terdepan di lingkungan sekolah maupun komunitas dalam mengedukasi rekan seusianya.
Pendekatan ini dinilai jauh lebih efektif dan mudah diterima dibanding nasihat yang bersifat formal.
Penyalahgunaan narkoba juga kerap melahirkan gaya hidup bebas yang berujung pada pernikahan dini. Oleh karenanya, melalui edukasi GenRe, remaja diajak merencanakan masa depan secara matang, sehingga angka pernikahan dini yang memicu masalah ekonomi dan risiko stunting dapat ditekan secara signifikan.
Selain itu, remaja yang akrab dengan teknologi didorong memanfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye kreatif melawan narkoba serta edukasi keluarga berencana, guna menyebarkan pengaruh positif hingga ke pelosok desa.
Di akhir arahannya, Bupati Syarwani juga memimpin deklarasi bersama seluruh peserta untuk menyatakan kesiapan menjauhi narkoba, menolak gaya hidup bebas, dan mencegah pernikahan dini.
“Kalian adalah jawaban bagi Kabupaten Bulungan 10 hingga 20 tahun yang akan datang. Dari ruangan ini, saya berharap lahir calon Pemimpin, Kepala Dinas, Camat, bahkan Bupati Bulungan di masa depan yang bersih, beretika, dan berprestasi,” ujar Bupati optimis.
Langkah ini selaras dengan sinergi antara Pemkab Bulungan, Dinas DP3AP2KB, Bunda GenRe, dan seluruh elemen masyarakat, agar program ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan gerakan nyata mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba bagi seluruh keluarga di Bulungan.(NA)









