EQUATOR-TV, BULUNGAN – Warga sekitar kawasan Pujasera Tanjung Selor, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang pria paruh baya, di dalam gerobaknya pada Senin (14/09/2026).
Peristiwa tersebut terungkap sekitar pukul 08.30 WITA. Pria bernama Suandi yang berusia 60 tahun tersebut, berasal dari Malang yang sehari-hari berjualan sekaligus tinggal seorang diri di gerobak.
Dalam keterangannya, Kasat Reskrim Polresta Bulungan, AKP H. Rio Adi Pratama melalui Kasi PIDM Humas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo menjelaskan hal terkait peristiwa tersebut, serta mengkonfirmasi adanya laporan yang diterima pihak kepolisian.
“Tadi kita menerima informasi, bahwa memang ada penemuan mayat, di biasa kita kenal sebagai Pujasera, di salah satu tempat penjualan”, ungkapnya.
Ia menjelaskan kronologi bagaimana peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang.
“Almarhum berinisial Suandi, jadi keterangan dari saksi yang melintas di tempat penjualan dan melihat ada korban yang terbaring di salah satu gerobak, dan kemudian saksi menyampaikan ke tetangga dan masyarakat sekitar, kemudian melaporkan ke pihak kepolisian”, ujarnya.
Ia juga menjelaskan tindakan yang segera dilakukan tim kepolisian begitu tiba di lokasi kejadian.
“Dan kemudian kami tim dari INAFIS beserta teman-teman dari Reskrim datang ke TKP dan mengamankan lokasi dan membawa korban ke Rumah Sakit”, ucapnya.
Dari keterangan saksi, juga terungkap kebiasaan korban tinggal di gerobak serta riwayat kesehatannya yang diketahui warga sekitar.
“Berdasarkan keterangan dari saksi ibu Marlina, korban ini memang tinggal di gerobak yang ada di Pujasera, dan keterangan dari masyarakat juga ada riwayat penyakit batuk”, jelasnya.
“Dan keterangan dari saksi ini yang bersangkutan ini sempat mau di pulangkan ke kampung halaman, cuman korban ini memang bertahan di sini untuk tinggal disini mencari rejeki”, sambungnya.
Terakhir, ia menyampaikan perkiraan waktu terjadinya kematian korban dilihat dari kondisi yang ditemukan di tempat kejadian.
“Kalau dilihat dari kondisi korban ini sudah beberapa hari yang lalu yah, karena kalau kita lihat dari kondisi ini sudah cukup memperihatinkan”, tutupnya (NA) .








