EQUATOR-TV, TARAKAN — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Provinsi Kalimantan Utara menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dan sinkronisasi perencanaan pembangunan lintas sektor dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah perbatasan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bappeda Litbang Kaltara, Bertius, S.Hut, saat menghadiri Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026, yang dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr.Bima Arya Sugiarto, di Swiss-Belhotel Tarakan, Jumat (3/10/2025).
Menurut Bertius, kehadiran Bappeda Litbang dalam forum tersebut menjadi bagian penting dalam mengawal arah kebijakan pembangunan di wilayah perbatasan, sekaligus memastikan bahwa rencana pembangunan PLBN (Pos Lintas Batas Negara) seperti di Krayan dan Sei Menggaris, yang dapat terintegrasi dengan dokumen perencanaan daerah dan nasional.
Bappeda Litbang akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten, kementerian terkait, serta DPR RI dalam hal penyelarasan rencana kerja dan dukungan anggaran. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, yang menekankan pentingnya dukungan kebijakan pusat secara berkelanjutan bagi pembangunan wilayah strategis perbatasan.
Selain itu, data dan kajian pembangunan berbasis riset juga mampu mempercepat realisasi proyek-proyek strategis yang ada di kawasan perbatasan Kaltara.
Melalui kegiatan tersebut, Bappeda Litbang Kaltara berharap sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat.
Pembangunan PLBN di Krayan dan Sei Menggaris menjadi prioritas bersama dalam memperkuat posisi Kalimantan Utara sebagai Beranda Depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).(RK)












