EQUATOR-TV, PASER – Sebuah foto yang menarik dapat menjadi pintu pertama yang mengundang calon pembeli. Di era digital, tampilan produk di media sosial maupun platform penjualan daring menjadi salah satu faktor penting yang menentukan daya tarik sebuah usaha.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 1 (UPP KLT 1) menghadirkan Pelatihan Fotografi Branding UMKM bagi pelaku usaha di Desa Saing Prupuk, Kabupaten Paser.
Pelatihan yang berlangsung pada 23–26 Juni 2026 di Kantor Desa Saing Prupuk ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya PLN. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM diharapkan mampu menghasilkan foto produk yang menarik dan memiliki nilai jual lebih tinggi, sehingga dapat memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing usahanya.
Tidak sekadar penyampaian teori, pelatihan dikemas secara aplikatif dengan komposisi sekitar 30 persen pemaparan materi dan 70 persen praktik serta diskusi.
Para peserta antusias belajar dengan memanfaatkan kamera pada telepon genggam yang mereka miliki untuk menghasilkan foto produk yang lebih profesional melalui pengaturan pencahayaan, komposisi, sudut pengambilan gambar, hingga teknik sederhana yang mudah langsung diterapkan pada usaha masing-masing.
Manager PLN UPP Kalimantan Bagian Timur 1, I Made Gita Prawira, mengatakan bahwa pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan di wilayah tempat perusahaan menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
“Melalui Program TJSL Desa Berdaya, kami memastikan bahwa kehadiran PLN tidak hanya dirasakan pada penyediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui upaya nyata dalam meningkatkan kapasitas masyarakat. Kami berharap keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini dapat membantu pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya dengan lebih menarik, memperluas pasar, meningkatkan penjualan dan akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Saing Prupuk,” ujar I Made.
Antusiasme peserta sangat terlihat sepanjang pelatihan berlangsung. Setiap pelaku UMKM membawa produk unggulannya untuk dipotret secara langsung sambil berdiskusi mengenai teknik pengambilan gambar yang efektif.
Pendekatan praktik ini memberikan pengalaman belajar yang lebih mudah dipahami sekaligus dapat langsung diterapkan setelah pelatihan selesai.
Bagi masyarakat Desa Saing Prupuk, peningkatan kemampuan memasarkan produk merupakan bekal penting untuk menghadapi persaingan usaha yang semakin kompetitif. Dengan visual produk yang lebih menarik, peluang untuk menjangkau konsumen yang lebih luas semakin terbuka, baik melalui media sosial maupun berbagai platform digital.
Melalui Program TJSL Desa Berdaya, PLN terus berupaya menghadirkan manfaat tidak hanya penyediaan listrik untuk rakyat saja, Namun dukungan terhadap pengembangan UMKM menjadi salah satu wujud komitmen perusahaan dalam mendorong masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing, sehingga pertumbuhan ekonomi desa dapat berlangsung secara berkelanjutan seiring dengan pembangunan infrastruktur kelistrikan yang dilakukan PLN. (PLN)









