EQUATOR-TV, BULUNGAN – Harga emas di Indonesia hari ini kembali menunjukkan kenaikan yang signifikan. Dimana harga emas ANTAM melonjak Rp50.000 per gram, sehingga kini mencapai angka Rp3.135.000 per gram dari sebelumnya Rp3.085.000 per gram.
Kenaikan harga emas di dalam negeri ini diperkirakan terkait dengan dua faktor utama, yaitu ketidakpastian geopolitik di seluruh dunia dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Sebelumnya, harga emas tidak stabil dan sering mengalami kenaikan serta penurunan dalam beberapa pekan terakhir.
Kondisi yang sama juga terjadi di daerah lain, termasuk di Kota Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara yang juga mengikuti tren kenaikan yang terjadi di seluruh negeri.
Reni Anggriani, pemilik toko emas perhiasan Dharma Jaya, yang berlokasi di Jl.Sengkawit, Tanjung Selor, menjelaskan perkembangan harga emas lokal miliknya juga ikut naik. Saat diwawancarai tim Equator TV pada hari Senin (02/03/2026), ia menyebutkan bahwa harga emas di bulan Februari kemarin sempat turun, namun kini di awal bulan Maret sudah kembali naik lagi.
“Jadi harga emas sebelumnya di bulan Februari, sekitar Rp.2.800.000 per gram. Kemudian saat ini, di bulan Maret sudah mengalami kenaikan jadi sekitar Rp2.900.000 per gram,” ujarnya.
Ia menambahkan alasan dibalik kenaikan tersebut. “Penyebabnya karena ketidakpastian global, seperti konflik di berbagai negara, sangat mempengaruhi harga emas hari ini, “ungkapnya.
ia juga mengaku bahwa jumlah pembeli di tahun ini terasa jauh lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, hal ini terjadi akibat perubahan harga emas yang masih belum stabil dan sering naik turun.(NA)










