EQUATOR-TV, BULUNGAN – Kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) semakin memburuk di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara).
Demi melindungi kesehatan para pelajar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mulai menerapkan kebijakan Belajar dari Rumah (BDR) untuk semua jenjang pendidikan mulai tingkat Paud, TK, SD hingga SMP.
Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar tidak terpapar polusi udara yang berisiko mengganggu pernapasan, mengingat anak-anak termasuk kelompok yang paling rentan terkena dampak asap.
Dalam wawancaranya, Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa kebijakan ini telah diputuskan setelah melalui rapat koordinasi berbagai instansi yang mempertimbangkan data kualitas udara terkini.
“Kita sudah memutuskan dari malam, saya sudah pimpin rapat koordinasi yang dihadiri Pak Wakil Bupati bersama kurang lebih ada 11 kepala perangkat daerah termasuk di bidang pendidikan, kesehatan yang teriring dengan kondisi dan kita mengupdate dari laporan BMKG ya terkait dengan kualitas udara dan tentu per hari kemarin termasuk juga hari ini kan kondisinya tidak sehat”, jelasnya pada Senin (31/08/2026).
Ia mengungkapkan, keputusan ini diambil demi mencegah risiko gangguan kesehatan pada para siswa jika kegiatan belajar tetap dilaksanakan di sekolah saat kualitas udara belum sehat.
“Tentu ini juga kita antisipasi kalau proses pembelajaran itu masih tetap dilaksanakan di kelas potensi-potensi adik-adik kita, ya terkait dengan gangguan kesehatan juga harus kita lakukan upaya-upaya preventif dalam hal ini, makanya salah satu kebijakan yang kita lakukan adalah dengan melakukan pembelajaran dari rumah”, ujarnya.
“Tapi teman-teman guru tetap stay di sekolahnya dan bisa melaksanakan pembelajaran secara jarak jauh menggunakan jaringan, nah tentu ini kita evaluasi terus”, sambungnya.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak berlaku secara otomatis berhenti pada tanggal yang ditentukan, melainkan akan terus dipantau agar penyesuaian dapat dilakukan berdasarkan kondisi yang sebenarnya di lapangan.
“Jadi bahwa BDR ini bukan hanya sampai mulai hari ini sampai tanggal 3 besok, tapi hasil evaluasi secara rutin kita laksanakan kita punya Pos Dalop yang ada di BPBD”, jelasnya.
“Nah termasuk juga mengintegrasikan dan sekaligus juga teman-teman dari DKIP juga ada di sana untuk mempublikasikan untuk menyampaikan kondisi terkini ya update berkaitan dengan kondisi cuaca ataupun kondisi karhutla yang ada di Bulungan”, tutupnya.
Selain itu, Ia juga menghimbau agar seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan untuk selalu menggunakan masker setiap kali beraktivitas di luar rumah, guna melindungi diri dari dampak buruk kabut asap.(NA)









