EQUATOR-TV, TANA TIDUNG – Kerja-kerja kemanusian kembali dilakukan PT Mandiri Intiperkasa (MIP) ketika turut membantu korban pasca gempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Gempa yang membuat lebih dari 50 warga meninggal dunia dan ribuan rumah mengalami kerusakan tersebut, menggerakkan Tim Emergency Rescue Group (ERG) beserta MIP dan mitra kerjanya, mengirimkan sejumlah bantuan logistik.
Tidak hanya berupa bantuan sembako untuk kebutuhan pangan saja, namun juga pelayanan kesehatan, dan pelayanan trauma healing yang dikhususkan untuk anak-anak korban gempa, agar psikologisnya kembali pulih, dan tidak mengalami trauma yang berkepanjangan.
Enam orang MIP telah berada di NTT sejak 20 Agustus 2026 hingga 31 Agustus 2016. Dengan membawa bantuan logistik yang didistribusikan secara langsung, yakni berupa beras 300 karung (total 1.5 ton), air mineral 400 dus, selimut 100 pcs, indomi 30 dus, susu prenagen 24 kotak, pempers 20 dus, indomilk 10 dus, gula 100 kg, minyak goreng 10 dus, telur 60 piring, sikat gigi 1 dus, biskuit Malkis 13 dus, penyedap masakan Ajinomoto 5 dus, protex 24 dus, sabun Nuvo 5 dus, sabun Soklin 15 dus, handuk 53 helai, dan minyak telon 10 lusin.
Seluruh bantuan tersebut disebar di beberapa posko di antaranya, Satar Kampas, Satar Padut, Desa Dampek, Desa Maki Golo, Desa Golo Mangu, Desa Pota, Desa Santar, Desa Reo Dan Desa Waso.
“Bantuan sejatinya tidak mengenal geografis atau jarak. Meski bantuan kami terbatas, semoga yang terbatas itu dapat meringankan beban fisik dan mental bagi penerima. Itu doa kami,” tutur Pjs Kepala Teknik Tambang PT MIP, Krishna.(*)









