
EQUATOR-TV.COM, BULUNGAN – Bertempat di kawasan Tebu Kayan tepian Sungai Kayan Tanjung Selor, Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si meluncurkan program BELUSA atau Bulungan Peduli B2SA (Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) pada Minggu (14/5).
Bupati menerangkan, konsumsi pangan berkualitas tidak berarti harus mahal tetapi dengan pola konsumsi makanan sehari-hari yang dilakukan secara tepat.
“Yaitu mengandung zat gizi lengkap sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan jumlah yang berimbang antar kelompok pangan berdasarkan cita rasa, daya cerna, daya terima masyarakat dan kemampuan daya beli masyarakat,” Ucap Bupati Bulungan.
Lanjutnya dalam program BELUSA untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan unggul di Bulungan melalui penganeka ragaman pangan.
Dimana melalui perbaikan pola konsumsi pangan masyarakat menjadi lebih beragam, baik untuk jenis pangan sumber karbohidrat, sumber protein juga sumber vitamin dan mineral.
Kegiatan sekaligus menjadi bagian dari upaya percepatan penurunan stunting, menjalankan amanat Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2009, tentang kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal, serta untuk memantapkan kemandirian pangan lokal dan pelestarian sumber daya alam.
Dengan memanfaatkan hasil potensi alam daerah, misalnya jagung, singkong, ubi jalar, pisang, sukun dan lain-lain yang tersebar di seluruh kecamatan, dengan proses pengolahan menjadi bahan pangan fungsional yang mengandung berbagai nutrisi dan mampu meningkatkan kualitas konsumsi pangan serta dapat membantu penambahan pendapatan rumah tangga.
Untuk memotivasi masyarakat agar mau mengkonsumsi makanan sesuai Pola Pangan Harapan (PPH), Bupati turut berpesan kepada TP PKK kabupaten, kecamatan dan desa serta organisasi wanita yang ada untuk dapat memasyarakatkan betapa pentingnya konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman yang mengutamakan sumberdaya pangan lokal kepada seluruh masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga.
“Pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi yang potensinya cukup besar perlu terus digalakkan dan dioptimalkan,” terangnya.
Bupati juga meminta kepada para camat dan seluruh OPD serta pihak-pihak yang terkait dengan pengelolaan pangan agar senantiasa melakukan upaya-upaya maksimal untuk tetap dapat menjamin kemantapan ketahanan pangan di Bulungan.
Baik yang berkaitan dengan produksi, ketersediaan, distribusi, dan keamanan pangan. terutama dalam menyikapi perkembangan terkini di tingkat lokal, nasional maupun global.

Launching BELUSA diisi penyerahan makanan B2SA kepada Penerima Manfaat, sosialisasi pangan B2SA dan demo masak menu B2SA.
Berdasarkan informasi dari Dinas Ketahanan Pangan bahwa kegiatan BELUSA akan dilaksnakan pada 10 kecamatan di Bulungam serta 2 Desa Prioritas dalam upaya percepatan penurunan Stunting yaitu desa Sajau Hilir dan Ruhui Rahayu dengan sasaran 125 orang terdiri dari 100 orang siswa Sekolah Dasar dan 25 orang ibu hamil dan menyusui dengan memberikan makan B2SA yang diolah oleh kader pangan masing-masing kecamatan dan desa.*** (ETV-04)











