EQUATOR-TV.COM,BULUNGAN – Kabupaten Pekalongan di Provinsi Jawa Tengah memiliki 3 rumah sakit dan 27 puskesmas serta menerapkan berbagai inovasi pelayanan.
Hal tersebut menjadi landasan kunjungan kerja yang dilaksanakan perangkat daerah terkait Pemkab Bulungan dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Errin Wiranda, SE pada Senin (22/5).

Sekda Pekalongan, M Yulian Akbar, S.Sos, M.Si menyambut baik kunjungan jajaran Pemkab Bulungan dan mengungkapkan 3 RS yang ada masing-masing bertipe B, C dan D. Lalu dari 27 puskesmas terdapat 1 yang belum berstatus BLUD dan ada 2 puskesmas BLUD yang sudah paripurna.
Kabupaten Pekalongan juga memiliki inovasi program Laboratorium Kemiskinan yang telah berlangsung 3 tahun terakhir dan pada 2022 telah mampu mengentaskan 70 persen penduduk sasaran melalui penanganan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), meningkatnya rumah tangga pengguna jamban serta penanganan penduduk dengan penyakit kronis dan kecacatan.
“Prinsip kerja program ini meliputi identifikasi (melakukan pemotretan, pendataan dan penanganan penduduk miskin), validasi dan verifikasi data,” terangnya.
Direktur RSUD Kajen, dr Imam Prasetyo menambahkan, inovasi yang dilaksanakan jajarannya yaitu adanya pelayanan kesehatan gratis yang diperoleh hanya dengan syarat menunjukkan KTP / ID Card, adanya subsidi pemerintah senilai Rp50 ribu per hari bagi keluarga pasien rawat inap / penunggu yang tidak mampu, serta Sistem Informasi Rumah Sakit dengan SIM Khanza.
Selain pertemuan dengan Sekda, jajaran Pemkab Bulungan termasuk di dalamnya Puskesmas Tanjung Selor, Pimping, Sekatak dan Bunyu juga mengunjungi 2 lokasi, yaitu RSUD Kajen dan Puskesmas Tirto 1 Pekalongan.*** (ETV-02)











