EQUATOR TV, TARAKAN – Hari ini (05/02/25), kegiatan Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Tahun 2025 kembali berlanjut di Tingkat Kecamatan Tarakan Barat, yang sebelumnya telah dilaksanakan dihari pertama di Kecamatan Tarakan Timur, pada hari Senin (03/02/25) dan hari kedua di Kecamatan Tarakan Tengah, di hari Selasa (04/02/2025).
Camat Tarakan Barat, Jumanto, S.E., sebagai pelaksana kegiatan Musrenbang kali ini, menerima PJ Wali Kota Tarakan, Dr.Bustan SE, MSi, yang secara resmi juga membuka kegiatan ini, di Ruang Pertemuan Kantor Kelurahan Karang Balik, Kota Tarakan.
Hadir dalam Musrembang pagi ini, anggota DPRD Dapil Tarakan Barat, Kepala Bappeda Litbang Kota Tarakan, Asisten beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kota Tarakan, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Tarakan Barat, Kepala KUA Tarakan Barat, Lurah se-Kecamatan Tarakan Barat, Ketua Organisasi Kemasyarakatan Kecamatan Tarakan Barat, Forum Anak Kecamatan Tarakan Barat dan instansi terkait lainnya.
Dengan mengusung tema “Meningkatkan Daya Saing Daerah yang Didukung oleh Kualitas SDM, Ekonomi Inklusif, dan Infrastruktur Berkelanjutan melalui Tata Kelola Pemerintahan yang Adaptif dan Responsif”, pemerintah berusaha mewujudkan komitmennya dalam merancang pembangunan yang lebih strategis dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Pj. Wali Kota kembali menekankan bahwa kegiatan Musrenbang harus sejalan dengan amanat UU No. 25 Tahun 2004, yakni tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yang mengarahkan perencanaan pembangunan agar lebiht terstruktur dan efektif. “Ini juga merupakan amanah Permendagri nomor 86 tahun 2017 terkait dengan penyusunan, proses rencana kerja pemerintah saya harap di tahun 2026 dan tentu saja musrenbang RKPD Kota tingkat Kecamatan Tarakan Barat ini punya tujuan, ya, tentu saja tujuan musrenbang ini adalah terkait bagaimana kita melakukan penajaman program yang sudah disampaikan dan tujuan selanjutnya adalah penyelarasan dengan fakta rasional dan terakhir ada klarifikasi” ucap Bustan.
Dalam pemaparannya, Camat Tarakan Barat, Jumanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah menghasilkan sebanyak 716 usulan, dengan 7 isu prioritas yang membutuhkan anggaran sebesar Rp.89.018.040.001,- dengan rincian isu prioritas yaitu maraknya pedagang anak-anak di Simpang Tiga, krisis sampah di TPA Aki Babu, luapan aliran sungai dari kawasan Yonif 613 sampai Embung Rawasari, potensi tanah longsor, lalu lintas di wilayah SMA 1, rencana Pembangunan SMA 5, serta pembaruan gedung Kecamatan Tarakan Barat.
“Terkait dengan Musrenbang di Kecamatan Tarakan Barat yang dilaksanakan pada hari ini, kita mengakumulasikan usulan dari para Lurah, dengan harapan semua usulan-usulan dari kelurahan terakomodir dan selanjutnya akan di realisasikan dengan pemerintah kota tentu disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ucap Jumanto.
Di kesempatan ini, Pj. Wali Kota juga menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang tetap berlandaskan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), serta sejalan dengan kebijakan pembangunan nasional yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Hal ini bertujuan agar setiap program yang disusun dapat mendukung arah kebijakan pemerintah pusat dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat di daerah.
Melalui Musrenbang yang digelar, diharapkan dapat dirumuskan program-program prioritas yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan ini, pembangunan daerah dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan, dan berkontribusi terhadap kemajuan wilayah serta kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan (VT)









