EQUATOR-TV, TARAKAN – Meski suasana gerimis menyelimuti acara pelepasan siswa-siswi kelas VI SD Indotionghoa Tarakan Angkatan ke XIII Tahun 2024/2025 yang digelar pada Sabtu pagi (31/05/2025), di Gedung Wanita Tarakan, tidak menyurutkan semangat para siswa-siswi yang hadir, termasuk para penari yang akan tampil pada pembukaan acara ini.
Salah satu penampilan yang berhasil menarik perhatian para undangan adalah tarian tradisional Tidung “Untun Belanai”, yang dibawakan oleh lima siswi SD Indotionghoa dengan kompak dan percaya diri. Penampilan tersebut merupakan hasil pelatihan dari Sanggar Budaya Tradisional Pagun Taka Tarakan, di bawah pimpinan Datu Norbeck, SH, dan dilatih langsung oleh Nopan Setiawan, SE., S.Pd, selaku pelatih.
Meskipun waktu persiapan terbilang singkat, hasil yang ditampilkan cukup memuaskan. “Saya hanya butuh waktu singkat, 10 kali pertemuan saja untuk melatih mereka tampil di acara ini. Karena gerakan sudah hafal, mungkin agak cepat, mereka cuman butuh latihan pola lantai saja,” ujar Nopan optimis. Tak hanya untuk acara pelepasan, para siswi ini juga tengah dipersiapkan untuk mengikuti ajang bergengsi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) yang rencananya akan diselenggarakan pada bulan Juni mendatang.
Tari “Untun Belanai” sendiri berasal dari budaya suku Tidung. “Untun Belanai” bermakna pucuk nibung berwarna kuning, yang dalam adat suku Tidung merupakan simbol kecantikan dan ketampanan bagi pengantin baru. Tarian ini menggambarkan keceriaan para remaja dalam menjalani masa muda mereka, dan sering kali dipentaskan dalam perayaan adat, khususnya saat pernikahan.
Penampilan para penari cilik ini, menjadi salah satu upaya pelestarian budaya Tidung, yang dapat terus hidup dan berkembang melalui generasi muda, walaupun para penarinya rata-rata berasal dari kalangan etnis Tionghoa, namun mereka sangat tertarik untuk mengikuti ektrakurikuler tari ini. Apalagi ketika dibimbing oleh tangan-tangan profesional yang berkomitmen terhadap seni dan tradisi daerah, tentunya akan menghasilkan karya seni tari yang menarik (RK).










