EQUATOR-TV, TARAKAN – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah menjadi perhatian aparat kepolisian. Di tengah aktivitas nelayan dan pengguna jasa transportasi laut yang tetap harus berjalan, Ditpolairud Polda Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Satpolairud Polres Tarakan turun langsung membagikan masker kepada masyarakat pesisir.
Aksi sosial tersebut dilaksanakan di sepanjang wilayah Perairan Perikanan hingga Perairan Beringin, Tarakan, Kamis pagi (3/9/2026), sejak sekitar pukul 09.00 WITA.
Ratusan masker dibagikan secara langsung kepada nelayan, ABK, serta masyarakat yang beraktivitas dan menggunakan jasa transportasi perairan.
Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polairud terhadap warga pesisir, sekaligus sebagai antisipasi dampak kabut asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belakangan ini.
Tidak hanya membagikan masker, personel kepolisian juga menyampaikan himbauan. Masyarakat diminta menggunakan masker saat beraktivitas diluar, serta mengurangi aktivitas yang tidak diperlukan saat udara berkabut asap, demi kesehatan dan keselamatan saat berada di perairan.
“Ini bentuk kepedulian kita pada warga pesisir, nelayan dan pengguna jasa perairan, yang memang harus tetap bekerja, meski di tengah kabut asap,” ujar personel Polairud.
Pendekatan dilakukan secara dialogis, dengan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, serta selalu menjaga kesehatan dan keselamatan selama beraktivitas.
Sebanyak sembilan personel dilibatkan dalam giat ini, yakni tiga personel KP. SBU XXXIV-2004, dua personel Unit Binmasir dan Potdirga, tiga personel Satpolairud Polres Tarakan, serta satu personel PID Ditpolairud Polda Kaltara.
Melalui kegiatan ini, Ditpolairud Polda Kaltara dan Satpolairud Polres Tarakan berharap masyarakat pesisir semakin waspada terhadap paparan kabut asap dan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar serta mendapat respons positif dari masyarakat. (*)








